Sirkus Robotik untuk Rakyat
24 Oct


Kartu kecil seukuran setengah kartu biasa ini saya beli di kaki lima dekat sekolah anak saya. Harganya Rp 1.000. Khas cetakan abal-abal: kasar, register warna maupun tanda potong diabaikan, dan tiografinya ditata sesempatnya. Bentuk kartu tak punya sudut tumpul, semuanya tajam.
Mereknya sangat Indonesia: Sirkus. Betul, dengan “k”, bukan “c” di tengah. Sekilas mirip kartu kecil Elephant dari RRC karena ada gambar gajahnya, dengan kemasan di luar berwarba kuning.
Tapi sejujurnya saja, untuk mencari kartu kecil Elephant yang asli pun semakin sulit. Banyak penirunya, termasuk yang diaku dari Cina.
Lantas di mana keistimewaan kartu ini? Pada merek, kertas, kualitas cetak, kualitas potong, dan… Joker yang mencoba memahami tren anak-anak: robot. Kartu As-nya sih mirip umumnya kartu merek lain.
Harga murah, kualitas semaunya, bahkan Joker cuma satu, tapi As sekop (waru) ada dua, mengesankan produk ini untuk rakyat yang tak banyak menuntut.

Bagaimana memainkan kartu ini, dari mengocok sampai memegang, hanya tangan-tangan mungil yang sanggup. Orang dewasa gemuk gempal, dengan tangan berjari pisang susu, akan repot memainkannya.
Diperoleh: 2005 | Kontributor: sendiri | Asal kartu: (mungkin) Indonesia | Pembuat: tidak diketahui | Bahan: karton | Ukuran: 3,5 cm x 5 cm | Cetak: offset


Pas lihat kartu-kartu ini:
GOD OF GAMBLERS!!!
Langsung ingat situs gombal yang satu ini.
:-)
lho sekarang masi ada tah kartu kayak gitu??
jadi inget jaman2 sd dulu saya
Ora ding, kudune gambare Noordin M Tobh. Sekalian ditambah tulisan Wanted.
Iyo-yo, kudune Joker gambare Suharto wae.
Teringat masa kecil, sering main remi dengan kartu model begini, 20 tahun lalu .. ternyata masih ada. Tapi lupa waktu itu, pake “c” atau “k”. yang jelas ga pake pe apalagi ep .. hhehehe
karena gaplenya ada yg ilang ‘kali, mpok. Joker kok gambare gundam