Kartu, dadu, dan Las Vegas. Itu jelas mencitrakan perjudian. Nah, ketiga hal itu dipaketkan seharga Rp 5.000. Saya mendapatkannya di toko serba-satu-harga Okedoku di Plaza Blok M, Jakarta Selatan.
Maka dengan uang segitu saya dapat satu set kartu dan enam buah dadu. Las Vegasnya mana? Ada pada kemasan: Las Vegas Style. Tapi tak jelas apa maksudnya.
Kartu bermerek A dengan seri 555 (banyak merek yang pakai nomor sakti tiga digit) ini tak terlalu istimewa. Dek maupun As sekop biasa saja.
Joker? Boleh juga, rada beda dari yang biasa tapi saya terkesan. Di situ ekspresi badut tak sepenuhnya riang. Seperti ada sejumput kesedihan. Mungkin karena arah luar garis alis yang miring ke bawah.

Bukankah itu seperti mewakili banyak badut? Mereka harus tampak lucu dan menghibur padahal hatinya muram. Hanya topeng atau rias wajah yang bisa menyembunyikannya.
Beberapa kali saya mendapati badut panggilan yang sedang beristirahat, dalam gerah dan lelah, padahal acara berlangsung di mal yang berpenyejuk udara. Serampung acara mereka mengemasi peralatannya, berjalan menuju parkiran — ada juga yang menunggu taksi — dengan wajah kusut.

Mungkinkah bekas cubitan dan pukulan gemas anak-anak kecil masih tersisa? Anak-anak orang lain terhibur oleh badut di pesta pusat perbelanjaan, sementara anak-anak si badut menunggu di rumah. Badut mereka adalah ayahnya sendiri, yang di rumah hanya bersinglet dan bersarung, tanpa atraksi.
Ah, lupakan saja. Itu fiktif. Saya belum mengikuti badut itu sampai ke rumahnya. Tapi pernah suatu kali saya menyusuri perkampungan padat kumuh di Jakarta Utara. Di loteng rumah petak berdinding tripleks tampak pakaian badut sedang dijemur. Tak ada gebyar semarak di situ.
Diperoleh: 10 Desember 2006 * Kontributor: sendiri * Asal kartu: RRC * Pembuat: tidak diketahui, hanya “Made in China” * Bahan: art carton * Ukuran: 57 x 81 mm * Cetak: offset

Recent Comments
Jidat: wawww Pink Floyd.. keren mann…
Antyo: Jidat: begitulah :)
Antyo: Ophie: Coba kontak dagadu.co.id :)
ophie: hari gene masih ada ga toeh kartoe…. maoe donk..
Jidat: Wah piala dunia dengan kartu :D
Antyo: Mawi: Iya, betoollll :)
Antyo: Mpokb: Ya, generik. Nggak tahu siapa yang bikin konvensi :)
Antyo: San_san: Terima kasih. Mau nyumbang? :)
san_san: keren ! koleksi selalu unik ya.
mpokb: Bagian belakangnya ungu, atau merah/biru seperti umumnya kartu, Bang Paman? Kok generik yah…
mawi wijna: Setidaknya masih layak main Paman :)
Antyo: Mpokb: Sebaiknya ya jangan buat main kartu :D
Antyo: Mpokb: Iya setiap kartu beda-beda gambarnya. Dermawan pol. Oh, United Colors of Keraton itu ya?
Antyo: Sibair: Lihat catatan kaki :)
sibair: Beli dimana itu paman ? kok keren si :D
mpokb: Dermawan sekali kalau satu set kartu isi 52 itu beda semua tiap lembarnya, Bang Paman.. Btw, di rumah ada yang...
mpokb: Canggih, unik, ciamik.. Yang pasti nggak akan mudah kotor atau terlipat di bagian sudutnya :)
Antyo: tes, apa bentoel gak bisa dikasih komen
Antyo: Ardianzzz: Kartu gaple dan ceki ada, tapi nggak masuk sini :D
Antyo: Brotodmojo: Edisi yang ini tidak ada :)