Yang Lucu dari Dagadu
21 Jan

Dari Indonesia saya jarang mendapatkan kartu yang benar-benar unik. Tapi produk Dagadu Djokja ini merupakan pengecualian. Set kartu betul-betul dikemas sebagai produk grafis yang nyeni dan layak koleksi. Dari boksnya saja sudah bicara.


Dan selayaknya set kartu maka pada as sekop dirancang berbeda. Adapun dek atau punggung kartu bagi saya sangat pas. Begitu pula jokernya.


Dari mana gambar-gambar itu? Dari desain yang pernah diterapkan untuk kaos-kaos Dagadu. Gaya pop art ala Roy Lichtenstein (“Jogja Geraah”, 6 klover) misalnya, itu keluaran 1994/95. Saya punya kaosnya.

Set kartu yang penuh pelesetan gaya Yogya ini saya peroleh Desember 2009, ketika saya ke Yogya diundang Dagadu untuk diskusi terbatas. Semoga Dagadu masih ada sedia kartu ini.
Diperoleh: Desember 2009 • Kontributor: A. Noor Arief & Dagadu • Asal kartu: Yogyakarta, Indonesia • Pembuat: PT Aseli Dagadu Djokdja • Bahan: art carton • Ukuran: 62 x 87 mm • Cetak: offset
Catatan: Anda mungkin bingung dalam artikel ini ada Yogyakarta, Yogya, Djokja, dan Jogja. Saya sampai saat ini masih memakai dua kata yang pertama. :D








Nah, misalkan TSI bikin kartu macam ini, kayaknya menarik juga. Bisa memampangkan koleksinya sebagai foto, bisa juga berupa kartun seperti kartu ini.
KARTU INI BUATAN SEORANG IBU RUMAH TANGGA, KETURUNAN BELANDA, DI YOGYAKARTA, SEKITAR 1978-1979, DAN DIPASARKAN MULAI AWAL 80-AN. Digambar sepenuhnya manual, tanpa bantuan komputer — kecuali, tentu, saat repro dan separasi warna.
Beruntung, setelah jadi mainan adik-adik saya, dengan karton pembungkus raib, kartu ini masih terselamatkan. Lusuh tapi berharga.
Recent Comments
Jidat: wawww Pink Floyd.. keren mann…
Antyo: Jidat: begitulah :)
Antyo: Ophie: Coba kontak dagadu.co.id :)
ophie: hari gene masih ada ga toeh kartoe…. maoe donk..
Jidat: Wah piala dunia dengan kartu :D
Antyo: Mawi: Iya, betoollll :)
Antyo: Mpokb: Ya, generik. Nggak tahu siapa yang bikin konvensi :)
Antyo: San_san: Terima kasih. Mau nyumbang? :)
san_san: keren ! koleksi selalu unik ya.
mpokb: Bagian belakangnya ungu, atau merah/biru seperti umumnya kartu, Bang Paman? Kok generik yah…
mawi wijna: Setidaknya masih layak main Paman :)
Antyo: Mpokb: Sebaiknya ya jangan buat main kartu :D
Antyo: Mpokb: Iya setiap kartu beda-beda gambarnya. Dermawan pol. Oh, United Colors of Keraton itu ya?
Antyo: Sibair: Lihat catatan kaki :)
sibair: Beli dimana itu paman ? kok keren si :D
mpokb: Dermawan sekali kalau satu set kartu isi 52 itu beda semua tiap lembarnya, Bang Paman.. Btw, di rumah ada yang...
mpokb: Canggih, unik, ciamik.. Yang pasti nggak akan mudah kotor atau terlipat di bagian sudutnya :)
Antyo: tes, apa bentoel gak bisa dikasih komen
Antyo: Ardianzzz: Kartu gaple dan ceki ada, tapi nggak masuk sini :D
Antyo: Brotodmojo: Edisi yang ini tidak ada :)